Feeds:
Posts
Comments

Mohon ma’af bila ada kesalahan baik perilaku, sikap dan lisan yang tidak terjaga slama ini..

Mohon maaf lahir dan batin
Marhaban Ya Ramadhan

View on Path

Copy Paste merupakan sebuah kata yang tidak asing di telinga kalangan mahasiswa. Bagaimana tidak, kegiatan ini sudah lama digeluti bahkan beberapa pihak menganggap bahwa kegiatan ini sebenarnya telah mengakar dikalangan civitas akademis. Sebenarnya Copy paste sendiri ialah merupakan sebuah kegiatan dimana seorang mahasiswa menyalin tugas dari salah seorang temannya. Dalam massa kini banyak mahasiswa yang sering mempraktekkan hal tersebut. Copy Paste sendiri merupakan bagian dari plagiat.

Dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen, karya ilmiah, mahasiswa tentu saja membutuhkan beberapa referensi baik dari buku, koran, maupun dari internet. Referensi – referensi ini seharusnya dijadikan sebagai materi pelengkap ataupun sebagai keterangan tambahan yang digunakan untuk memperkuat gagasan yang dibuat oleh mahasiswa. Tetapi entah mengapa, disadari atau tidak mahasiswa seringkali menggunakan refernsi tersebut sebagai isi dari makalahnya tanpa mencantumkan sumber kutipannya. Tindakan inilah yang disebut sebagai plagiat.

Istilah plagiat muncul karena adanya usaha pengakuan karya orang menjadi karyanya sendiri (plagiator). Pernyataan ini sesuai dengan pengertian plagiat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. ”Plagiat ialah pengambilan karangan orang lain dan menjadikannya seolah – olah karangan sendiri. Plagiarisme adalah penjiplakan yang melanggar hak cipta.” Senada dengan pengertian plagiat dan plagiarisme yang tertera dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, dalam Oxford Dictionary juga dijelaskan bahwa plagiarisme merupakan suatu kegiatan menyalin karya orang lain dan mengakuinya sebagai karya sendiri. Plagiarize is copy another person’s work, ideas, words, etc and pretend that they are your own.

Pandangan Copy Paste Dari Sisi Praktisi Akademis

Praktik copy paste di dunia pendidikan merupakan sebuah hal yang akan menodai citra dari dunia pendidikan. Menurut praktisi akademis, Dede Kurniasih “Copy Paste itu sebagai suatu alat yang memeperbudak mahasiswa, hal ini disebabkan karena minimnya pengalaman dari mahasiswa itu sendiri dalam  membuat tugas ,baik itu tugas mandiri maupun tugas terstruktur”. Kebiasaan Copy Paste dikalangan mahasiswa dapat dikatakan sudah menjadi hal yang biasa atau dapat dikatakan sudah mengakar dari zaman – ke zaman baik itu dalam hal pembuatan tugas-tugas karya ilmiah, bahkan hingga pembuatan skripsi. Copy Paste meskipun sudah menjadi hal yang mudah namun jangan sampai mendominasi dan jangan sampai mengakar tandas dosen ilmu Komunikasi Massa UIN Bandung ini.

Menurutnya Copy Paste merupakan sebuah hal yang sulit untuk diberantas, namun dalam hal ini kegiatan tersebut dapat di tekan dengan berbagai upaya diantaranya dengan pemberian sanksi yang tegas bagi para pelaku copas (istilah copy paste), dan penanaman minat kepada setiap mahasiswauntuk membaca buku atau sumber-sumber referensi lainnya. Sebagai seorang praktisi akademis ia berharap copas seharusnya dihilangkan, jangan sampai mengakar, khususnya pada mahasiswa yang jabatannya sebagai akademisi. “Mereka harus dapat menunjukkan status mereka sebagai civitas akademis yang mengaku lebih hebat dibandingkan siswa SMA maupun orang awam lainnya” ungkap Dede.

Pandangan Mahasiswa Terhadap Copy Paste

Praktek Copy Paste dikalangan mahasiswa umumnya sudah biasa terjadi. Hal ini ditandai dengan banyaknya mahasiswa yang tertangkap melakukan praktek plagiat ini. “Menurut saya hal itu sah-sah ajah, karena hal tersebut dapat dikatakan sebagai upaya untuk memepermudah seiring dengan kemajuan perkembangan zaman” ungkap Pahrudin sebagai seorang mahasiswa. Menurutnya Copy paste bukan suatu tindakan yang memperbodoh mahasiswa, akan tetapi tindakan ini sebagai sebuah cara untuk mempermudah  dalam hal pengerjaan tugas-tugas tentunya dengan mencantumkan referensi awal serta memebacanya terlebih dahulu.

Ketika ditanya mengenai pernah melakukan kegiatan Copy Paste, pahrudin pun menjawab belum pernah seingat dirinya. Namun ia  mengatakan jika seandainya ia pernah melakukannya maka hal tersebut disertakan dengan kutipan dari referensi asli serta ada beberapa bagian yang ia edit kembali. Menurutnya perlu suatu sanksi yang tegas agar kegiatan ini dapat dikurangi intensitasnya. Diakhir wawancara kami ia pun mengatakan harapannya bagi seluruh mahasiswa yang masih pelakukan kegiatan ini, “Bagi mahasiswa lainnya saya rasa kita harus sadarlah mengapa kita harus bersusah payah untuk kuliah jika hanya untuk mengerjakan tugas saja harus dengan cara Copy Paste.jika dengan hal tersebut, maka orang lain diluar sana juga bisa mengerjakan hal yang sama tanpa harus bersusah payah untuk kuliah jika ada petunjuknya, maka hal yang dilakukan hanya menyalin  dan mengedit beberapa bagiannya”.

Dalam hal ini terdapat faktor –faktor penyebab Copy Paste dilakukan

1. Kurangnya pengetahuan tentang aturan penulisan

Kurangnya pengetahuan mereka tentang tata cara penulisan karya ilimiah merupakan suatu penyebab terjadinya plagiarisme atau copy – paste. Referensi yang hanya sebagai penguat gagasannya hendaknya dia mencantumkan sumber referensi tersebut sebagai penghargaan terhadap orisinalitas sebuah karya.

2. Sanksi belum ditegakkan secara tegas

Dalam hal ini perlu diberlakukan sanksi yang tegas bagi para pelaku Copy paste. hal ini amat diperlukan karena dalam hal proses pendidikan bagi civitas akademis sendiri agar menjauhkan mereka daritindakan tersebut.

3. Tidak percaya diri

Tidak percaya diri juga menjadi suatu hal yang mendasari seseorang untuk melakukan Copy Paste. Ketidaksiapan seseorang dalam membuat suatu tugaslah yang menyebabkan hal ini dapat terjadi. Oleh karena itu peran serta dari sang dosen untuk memotivasi para mahasiswanya.

4. Malas.

Sifat malas merupakan sifat manusiawi, tak terkecuali bagi mahasiswa. Mahasiswa menjadi jenuh dan malas karena selalu dihadapkan dengan tugas yang menumpuk. Tugas dari berbagai mata kuliah tidak jarang mempunyai deadline yang hampir bersamaan. Hal ini tentu saja membuat mahasiswa kurang optimal mengerjakan tugasnya. Tidak jarang pula mahasiswa mengerjakan tugas dengan jalan pintas. Berdalihkan keterbatasan waktu, mahasiswa melakukan copy – paste atau plagiarisme dari pekerjaan teman ataupun hasil browsing di internet.

5. Penyalahgunaan teknologi.

Kemajuan tehnologi telah memperkenalkan internet kepada mahasiswa. Di dalam internet inilah mahasiswa mendapatkan kemudahan untuk memperoleh referensi. Seorang mahasiswa yang hendak mencari referensi tinggal mengetik ”kata kunci” dan beberapa saat kemudian referensi – referensi yang di inginkan muncul dalam layar monitor.

Kemudahan – kemudahan dalam mengakses internet inipun tidak jarang disalahgunakan oleh mahasiswa. Tanpa berpikir panjang, mahasiswa melakukan copy – paste tanpa mencantumkan sumber copy-an dari referensi tersebut. Bahkan tidak jarang mahasiswa mengumpilkan tugas dari hasil copy –paste tanpa adanya pengeditan terlebih dahulu.

Masyarakat, khususnya mahasiswa, hendaknya menyadari bahwa kebiasaan Copy Paste pekerjaan orang lain justru akan merugikan diri sendiri dan orang yang mempunyai karya itu. Disadari atau tidak, tindakan ini akan membuat pikiran mahasiswa terbelenggu oleh pekerjaan orang tersebut. Kebebasan berpikir dan mengeluarkan ide – ide terasa semakin sulit. Selain itu tidak ada lagi penghargaan terhadap karya orisinil karena lunturnya moral mahasiswa. Hasil karya yang monoton akan semakin banyak dijumpai dan sulit untuk menemukan karya yang lebih baik bila praktik plagiarisme masih terus berlanjut.

Indonesia adalah satu dari banyak negara di dunia yang makanan pokoknya berupa nasi. Seperti kita tahu nasi merupakan berasal dari beras. Di Indonesia beras merupakan salah satu komoditas utama, dan hukum elasisitas juga berpengaruh terhadap komoditi ini. Misalkan, jika ketersediaan kurang maka, harga akan langsung naik, dan begitu pula sebaliknya. Hal inilah yang menyebabkan factor ketersediaan beras yang cukup menjadi suatu hal yang sangat penting. Hal ini dimaksudkan baik untuk memenuhi kebutuhan maupun untuk menjaga agar harga beras tidak melonjak tinggi sehinga dapat dijangkau oleh konsumen.

Oleh sebab itu pemerintah pun turut berperan serta dalam hal mengatur masalah perberasan nasional. Karena peranan beras yang sangat penting, maka dalam hal ini pemerintah masih menaruh minatnya dalam mengelola masalah perberasan nasional. Dalam hal ini pemerintah memberikan kewenangan tugas kepada suatu lembaga pangan. Dan salah satu lembaga pangan yang diberi tugas pemerintah untuk menangani hal ini ialah Badan Urusan Logistik (Bulog). Bulog dahulu merupakan suatu Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND), namun sekarang telah berubah statusnya menjadi Perusahaan Umum (Perum).

Kinerja Bulog

Dahulu Bulog merupakan Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND), tellah memberikan kontribusi atas tugasnya dengan baik. Adapun tugas tersebut menyangkut seperti: stabilisasi harga beras, distribusi beras, serta pengelolaan stok beras. Dalam  beberapa waktu terakhir terlihat kinerja Bulog semakin membaik. Sebagai suatu lembaga yang harus menjaga ketahanan pangan bangsa, belakangan Bulog dapat melakukan hal tersebut dengan baik. Umumnya hal ini disebabkan karena berfungsinya kembali berbagai perangkat pendukung peran Bulog dalam menjaga stabilitas harga yang sempat tak berfungsi. Seperti hal peran KUD, pemberian subsidi pupuk, pestisida dan program swasembada beras daerah, merupakan satu dari banyak hal yang kembali berfungsi seharusnya. Perubahan yang telah dibangun (Inpres 9/2001) sudah dapat diaplikasikan pula secara maksimal. Pengelolaan lahan tanam kembali dapat dijaga secara konsisten. Akhirnya produksi pun berjalan dengan lancar dan di bawah pengelolaan.

Banyak orang menilai aspek ini sudah kuno, tetapi jika kita melihat kondisi para petani kita hal ini memang masih harus diterapkan seperti dengan melakukan modifikasi pada sistem ini akan lebih meningkatkan efektifitas dalam hal tujuan yang akan dicapai. Tetapi karena hal inilah juga yang menepis berbagai pendapat dari para kalangan tentang kinerja pemerintah dan Bulog. Dan swasembada pangan pada tahun 2008 merupakan jawaban yang tegas dari pemerintah dan Bulog dalam menanggapi hal tersebut. Dalam hal ini aspek sentralistik sudah mulai memudar, sehingga keterbukaan juga menjadi hal yang nyata yang telah diaplikasikan oleh Perum Bulog. Jika melihat perkembangan Bulog saat ini, dan apabila hal ini juga dapat dipertahankan Bulog maka sangat realistis jika 2020 nanti Bulog akan menjadi suatu lembaga yang berkembang dan amat berperan penting sebagai salah satu pilar keserjahteraan dalam bangsa ini.

Masalah Bulog

Dalam perkembangannya Bulog juga memiliki berbagai batu ganjalan, yaitu berupa masalah-masalah penting yang patut diperhatikan. Seperti :

  1. Masalah KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme). Hal ini memang sangat dimungkinkan terjadi karena image Bulog sendiri sebagai tempat perputaran uang yang terkait dengan kegiatan usaha Bulog dan jumlahnya tidak sedikit. Sebuah hal yang harus di berantas dalam tubuh Bulog. Moral para pegawai yang rendah menjadi salah satu yang harus di benahi Bulog agar tidak terbukanya ruang untuk praktek korupsi.
  2. Bulog harus juga menjaga ketahanan pangan dari komoditi lain. Bulog tidak boleh hanya terpaku dengan masalah beras. Banyak pangan lain yang perlu dikelola lebih lanjut oleh Bulog, seperti minyak goreng, kedelai, dll. Karena fungsi Bulog sebagai ketahanan pangan nasional.
  3. Masalah kesejahteraan para petani. Dalam hal ini Bulog harus member perhatian lebih kepada hal ini, karena dalam aplikasinya petani berperilaku ganda, yaitu sebagai produsen dan juga konsumen. Dalam hal ini Bulog wajib memperlakukan para petani tidak hanya sebagai produsen tetapi juga Bulog harus memperlakukan mereka sebagai konsumen. Seperti masalah beras untuk keluarga miskin ( Raskin ). Kualitas raskin harus lebih ditingkatkan karena bila dilihat realitasnya saat ini banyak dari kualitas raskin yang tidak layak untuk dikonsumsi. Masalah ini harus lebih diperhatikan karena sebagian besar petani di Indonesia merupakan golongan menengah bawah, dan banyak memiliki keterbatasan lain.
  4. Pembatasan kebijakan impor yang real. Seperti yang telah diketahui bahwa efek terhadap impor komoditi pangan itu sangat besar khususnya bagi komoditi lokal.

Hal-hal yang harus dilakukan Bulog

Banyak hal yang harus dibenahi dalam Bulog. Dan hal inilah yang akan menjadi salah satu faktor pelecut Bulog untuk bangkit. Beberapa hal pokok yang harus dilakukan Bulog :

  1. Membuat lembaga-lembaga lain untuk memantau segala kebijakan yang telah diaplikasikan, dan juga untuk mengevaluasi sekaligus membangkan strategi dan kebijakan-kebijakan mengenai yang sudah ada.
  2. Melakukan evaluasi terhadap seluruh jajaran perangkat dalam Bulog, dan penggunaan pola manajemen baru untuk memaksimalkan kinerja Bulog agar dapat merubah image Bulog menjadi lebih baik.

Bulog Masa Depan

Bulog yang merupakan lembaga pemerintah dalam hal perberasan memiliki prospek yang  amat cerah di masa depan. Demi mencapai Bulog masa depan, hal ini tidak lepas dari berbagai kebijakan yang digulirkan. Dari Pengalamannya selama ini terbukti bahwa Bulog merupakan suatu lembaga yang kuat dan dapat menjalankan berbagai tugasnya dengan baik. Hal ini di tunjang oleh jaringan yang sangat luas yang dimiliki oleh Bulog. Hal inilah yang memudahkan Bulog dalam bekerja seperti secara operasional. Bulog memudahkan para petani dalam menjual gabah mereka dan menjual pangan lain dari para petani. Selain itu Bulog juga dapat memudahkan proses penyaluran bantuan berupa bahan pangan kepada para pengungsi apabila terjadi suatu bencana, sekalipun itu di desa terpencil. Karena luasnya jaringan Bulog hingga merambah ke desa-desa.

Swasembada  pangan pada tahun 2008 telah menjadi bukti bahwa Bulog merupakan suatu lembaga yang mampu berkembang setiap waktunya. Lembaga ini bila dikelola dengan baik, dan memiliki manajemen yang baik pula maka pada 2020 nanti lembaga ini dapat menjaga ketahanan pangan nasional,dan juga menjadi salah satu pengekspor besar tidak hanya beras tapi juga berbagai komoditi lainnya yang merupakan produk asli dalam negeri. Berbanding lurus dengan hal tersebut Bulog juga akan menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar bagi kas negara karena posisinya sebagai salah satu eksportir besar pada 2020 nanti.

Bila semua hal tersebut dapat diwujudkan, maka bukan impian lagi bahwa bangsa ini, akan menjadi sebuah bangsa yang rakyatnya makmur,dan sejahtera. Sehingga target pada 2020 Bulog akan terlahir menjadi sebuah lembaga yang memiliki image baru yaitu yang professional, akuntabel, kompeten, bersih dan menjadi acuan sebagai contoh yang patut ditiru oleh lembaga-lembaga lainnya.

CELUK

Di Bali ada satu pusat kerajinan emas dan perak di kabupaten Gianyar yang terkenal selain daerah Batubulan yaitu Celuk. Dapat dikategorikan hasil kerajinan emas dan perak disini bermutu tinggi serta asli buatan tangan pengrajin yang yang telah terasaha kemampuannya selama bertahun-tahun. Sekilas memamgng kawasan ini tidak berbeda jauh dengan para pengarin emas dan perak di yogyakarta

Sedikitnya ada sekitar 1.700 s/d 2.500 pengerajin emas dan perak di daerah celuk ini. Yang lebih mengherankan lagi bahwa mereka ini mengandalkan kerajinan ini sebagai mata pencaharian utamam mereka. Seperti halnya di kawasan kerajinan perak Yogyakarta, di Celuk ini juga para pengrajin mendapatkan keahlian mereka secara turun-temurun dari nenek moyang mereka.

Di kawasan bagian selatan kota Celuk, ada transakasi khusus yang dilakukan oleh para pengrajin dan patokan harga yang digunakan biasanya memakai US Dollar serta  pada galeri-galeri tersebut juga menerima pembayaran dengan kartu kredit. Jika mau harga yang lebih murah, sebaiknya kita datangi saja ke kios-kios yang lebih kecil yang terletak dibagian belakang desa di kawasan Celuk. Kalo kebetulan kamu datang dari Sukawati dan pengen main kesini, kamu tinggal belok kiri ngikutin petunjuk jalan dan masuk gang. Gak sulit kok! Kalian bakalan nemuin kios-kios kecil sih yang menjual kerajinan emas dan perak. Harganya biasanya relatif lebih murah, tetapi kualitasnya nggak kalah saing loh sama pengrajin-pengrajin ternama. Oh ya satu lagi, mereka juga mau loh menerima pesanan dengan berbagai motif yang kita inginkan.

 

Bali barat

 

Tau burung Jalak Putih?? Itu loh yang menjadi mascot pulau Bali,, yups.. kali ini kita main ke salah satu tempat penengkaran hewan di Bali, tempat apa??

Betul banget!! Kita akan main ketempat Konservasi satwa Khusus burung Jalak Putih.

 

Letak konservasi satwa ini gak jauh-jauh amat ko kecuali kalo kalian ambil jalan dari pusat kota Denpasar. Hmm.. konservasi Jlaka putih ini cukup terkenal banget ko, secara ya Jalak putih tuh udah jarang banget bisa di jumpai di alam bebas sekalipun itu masih di Bali. Dalam konservasi ini kandang si Jalak Putih dibuat senyaman mungkin dengan menyerupai habitat asli tempat mereka hidup, dan mereka tu di lepas bebas ajah di dalam kandangnya itu. jadi mungkin dia gak terlalu stress jadinya karena mikirin krisis global..hehe..

Fren..asla kalian tau ya kandangnya aja udah seperti hutan asli, gede banget cuy.. jadi kalo kalian kesana dan kalian ketemu sepesies lain seperti rusa, kancil dan binatang-binatang lain kalian gak usah kaget, cause kandang itu di buat seperti habitat aslinya. Tapi kalo kalian nyari singa atau macan ya pasti gak ada di disitulah.. hehe..tapi moncong putih juga ada loh di situ, itu banteng..

 

More important, kalo kalian suka dengan Jalak Putih Bali, dan kalian ingin membawanya pulang untuk di jadikan peliharaan..sebaiknya kalian jangan berharap deh karena Jalak putih merupakan salah satu hewan yang dilindungi oleh Negara loh..hehe

1. Jangan jatuh cinta dengan seseorang yang sangat berpotensi. Terlalu banyak pria dan wanita yang memilih teman atau tinggal dalam hubungan dengan harapan bahwa orang lain akan berubah.  

Jujurlah dan jadilah diri sendiri dan bertanya: “Dapatkah saya mencintai orang ini dengan cara yang sebenarnya dimana mereka sekarang tanpa harapan untuk berubah?” jika tidak, carilah yang lain.

 

2. Jangan memusingkan nafsu birahi. Dalam perasaan yang terburu-buru, orang melakukan hubungan seksual akan menciptakan suatu keintiman yang salah, yang akan menuju kekecewaan.

Jujurlah dan jadilah diri sendiri dan bertanya: “Dapatkah saya mencintai orang ini dengan cara yang sebenarnya dimana mereka sekarang tanpa harapan untuk berubah?” jika tidak, carilah yang lain.

Sisihkan waktu untuk menciptakan hubungan emosional yang asli dan membiarkan hubungan seksual yang penuh gairah tumbuh.

 

 

3. Jangan mengabaikan keputusasaan untuk memiliki suatu hubungan. Misalnya, jika dia membuat suatu pernyataan seperti “Saya tidak melaksanakan komitmen dengan benar,” Percayailah dia.

Tanya pada diri sendiri, “Apakah orang ini bersedia secara emosional dan situsioanal?” (Orang cenderung untuk menghabiskan waktu untuk hobinya kemudian baru pasangannya).

 

4. Jangan mengasumsikan teman Anda secara “fisik” mengetahui apa yang Anda inginkan dan butuhkan.

Bertanggung jawab untuk

 

 

Empat Tanda Cinta Sejati

Anda dapat menemukan seseorang yang benar-benar sangat cocok untuk dijadikan pasangan hidup dan bahkan memilikinya lebih dari satu dalam hidup Anda. Tetapi kemudian bagaimana Anda benar-benar mengetahuinya dengan yakin?

Berikut bantuan untuk meyakinkan keputusan hubungan Anda:

Ungkapkan keinginan dan mengapa menginginkannya?

Jo-Anne Bachorowski, asisten profesor psikologi, Maria Smoski, dan Michael J. Owren, profesor dari Universitas Cornell, menemukan bahwa manusia memiliki suara tawa yang bervariasi.

 

Tak hanya itu, studi yang dilakukan terhadap 120 mahasiswa Universitas Vanderbilt, diketahui, ternyata suara tawa bisa menarik perhatian orang. Bila kita bisa mengolahnya, tawa dapat menimbulkan rasa cinta.

“Tentunya, suara tawa tergantung pada jenis kelamin. Tapi daya tariknya sangat ditentukan situasi dan kondisi orang itu dan lingkungan sekitar –termasuk siapa yang diajak tertawa,” jelas Bachorowski.

 

“Kami melihat, tertawa sangat efektif –seperti halnya tatapan mata. Dan nyatanya, tanpa disadari, banyak orang yang menggunakan trik tertawa untuk menunjukkan kondisi emosional dan cara merespons sesuatu,” imbuhnya.

 

Bikin orang jadi naksir

Sebenarnya, tawa lebih dari sekedar bumbu pembicaraan. Kita bisa memanfaatkan tawa untuk mengontrol keadaan emosi seseorang –dan diri sendiri, tentunya. Dan nyatanya, banyak orang tertarik pada si murah senyum.

 

“Bila orang sudah tertarik akan kemurahan senyum Anda, maka Anda bisa membuatnya lebih tertarik –atau dibikin biasa-biasa saja, dengan mengatur nada dan intonasi tawa.”

 

Konon, bila Anda wanita, maka cara terbaik untuk mengoyak pertahanan pria adalah dengan tertawa pada nada agak tinggi disertai gerakan tangan di sekitar dada.

 

Sebaliknya untuk pria. Konon, wanita lebih tertarik pada pria yang pandai menekan suara tawanya hingga terdengar lebih rendah. Dengan terdengar lebih ‘beradab’, pria bisa meredam pikiran negatif wanita terhadapnya.

Zodiak ke-13

Pergeseran Zodiak & Zodiak baru

Ternyata memang dari dulu sudah berubah… kayaknya dari kita lahirpun sudah berubah… karena ini baru disesuaikan thn 2000, sebelumnya thn 1950.

Data ini akurat, karena memang dari Astronomi ITB.

Sekedar info… (walau nggak ada hubungannya dengan arsitektur).

1. Capricornus : 21 Jan – 16 Feb (26 hari)

2. Aquarius : 16 Feb – 11 Mar (24 hari)

3. Pisces : 11 Mar – 18 Apr (38 hari)

4. Aries- : 18 Apr – 13 Mei (25 hari)

5. Taurus : 13 Mei – 22 Jun (40 hari)

6. Gemini : 22 Jun – 21 Jul (29 hari)

7. Cancer : 21 Jul – 10 Ags (20 hari)

8. Leo : 10 Ags – 16 Sep (37 hari)

9. Virgo : 16 Sep – 31 Okt (45 hari)

10. Libra : 31 Okt – 23 Nov (23 hari)

11. Scorpius : 23 Nov – 29 (Nov 6 hari)

12. Ophiuchus : 29 Nov – 18 (Des 19 hari)

13. Sagitarius : 18 Des – 21 (Jan 34 hari)

Sooooo… siapa aja yg berubah zodiaknya?

Perubahan itu tidak mendadak, sedikit demi sedikit… perubahan akibat berubahnya rotasi bumi dan gerak bumi keliling mataharipun berubah sedikit. Biasanya memang setiap 50 tahun sekali kalender astronomi di koreksi, yang selama ini kita tahu itu jaman Yunani dulu… jadi sudah lama buaaaanget.

By : Echi destriati

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.